Saat ini, Twitter sedang menguji coba fitur emoji reactions ini di wilayah Turki untuk perangkat Android, iOS, dan situs web.

Twitter mengumumkan sedang memulai uji coba fitur emoji reactions untuk sebuah tweet yang lebih dari sekadar tombol “like” pada Kamis (9/9) kemarin. Diketahui, untuk saat ini platform media sosial ini masih menggunakan tombol “like” yang sederhana berlogo hati.

Nantinya, dengan fitur baru ini, pengguna dapat merespon cuitan dengan emoji “wajah yang penuh kegembiraan”, “ekspresi sedang berpikir”, “tepukan tangan”, “wajah yang sedang menangis”, atau “sebuah hati” sederhana.

Sayangnya, sementara ini Twitter hanya menguji coba fitur emoji reactions untuk pengguna Turki saja. Tak hanya itu, dikabarkan uji coba ini juga dijadwalkan untuk waktu yang terbatas. Walau demikian, Twitter mengatakan bahwa mereka mungkin akan mengembangkan hal ini ke lebih banyak pengguna dari negara lain tergantung pada respon yang didapat.

Ide di balik fitur ini adalah untuk memberikan pengguna lebih banyak ekspresi tentang sebuah tweet dalam cara yang cepat dan sederhana, sekaligus memberikan umpan balik yang lebih baik kepada penulis tentang bagaimana tweet mereka diterima, ungkap Twitter.

Pengguna dapat mengakses emoji reactions dengan cara menekan lama tombol Suka, sementara itu, ketukan singkat pada tombol tersebut tetap akan mengirimkan respon Suka biasa.

Sebelumnya, rumor dari uji coba fitur baru ini sempat muncul di awal tahun setelah beberapa pengguna melaporkan diberi survey mengenai fitur emoji.

Emoi reactions sendiri diketahui sudah menjadi salah satu fitur esensial media sosial lainnya sejak beberapa tahun yang lalu, sebut saja Facebook. Sebenarnya, Twitter juga sudah memiliki fitur ini yang hanya bisa digunakan di dalam pesan langsung antarpengguna.

READ MORE  Masjid Islamic Center Baitul Muttaqin Samarinda

Akan tetapi, yang menarik dari pilihan emoji di Twitter ini adalah tidak terdapatnya reaksi negativ. Dalam tes terakhirnya terebut, tidak ditemukan emoji “muka marah” seperti yang ada di Facebook, atau “jempol ke bawah” yang ada di fitur emoji reactions direct message Twitter.

Twitter menjelaskan bahwa mereka memilih untuk tidak memasukkan emoji negatif karena orang yang disurvey mengatakan “mereka khawatir menerima reaksi negatif tentang pemikiran mereka”. Kekhawatiran yang benar mengingat bisa terdapat banyak sekali percakapan toxic di Twitter.

Lebih lanjut, emoji yang dipilih Twitter tersebut dianggap dapat mewakili emosi umum yang dialami pengguna ketika membaca cuitan, juga dapat dikenali secara umum dalam waktu yang sama.

Jika Anda berada di Turki dan ingin mencoba fitur baru emoji reaction ini, Twitter mengatakan bahwa fitur ini akan digulirkan beberapa hari ke depan. Uji coba akan tersedia untuk platform Android, iOS, dan situs web. Jika kamu masih penasaran dengan updatean terbaru dari aplikasi ini, kamu bisa mengecek berita lengkapnya disini https://gragehotels.co.id/

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *